MUSLIMAH

Jadilah Isteri yang Shalehah

Oleh Aminuddin
Jurnalis

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : “الدنيا متاع وخير متاعها المرأة الصالحة” رواه مسلم
Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash Radhiyallahu Anhuma bahwa Rosulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam telah bersabda : “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik perhiasan dunia adalah wanita Shalehah.”
سعد بن أبي وقاص رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم : ثلاثة من السعادة – وفي رواية: أربع – وذكر منها : المرأة الصالحة تراها فتعجبك و تغيب عنها فتأمنها على نفسها و مالك. وثلاث من الشقاوة – وفي رواية : أربع – وذكرمنها : المرأة تراها فتسوؤك و تحمل لسانها عليك و إن غبت عنها لم تأمنها على نفسها و مالك. أخرجه الحاكم وصححه الألباني في صحيح الجامع.

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash Radhiyallahu Anhu berkata : Rasulullah SAW bersabda: Tiga Kebahagiaan –riwayat lain: empat-, diantaranya adalah : “Wanita yang shalehah , jika engkau melihatnya menyenangkanmu , dan jika engkau tidak ada dia amanah bagimu pada dirinya dan hartamu…”
Dan Tiga Kesengsaraan –riwayat lain: empat-, diantaranya adalah : “Seorang wanita yang jika engkau melihatnya, membuatmu enggan, dan selalu berkata buruk , dan jika engkau tidak ada maka engkau tidak merasa aman dengan dirinya dan hartamu.” (Riwayat Hakim dan di shahihkan Al-Albani dalam Shahihul Jami’)
وفي صحيح سنن ابن ماجة : ن ثوبان رضي الله عنه أن النبي صلى الله قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : قلب شاكر و لسان ذاكر و زوجة صالحة تعينك على أمر دنياك و دينك خير ما اكتنز الناس. أخرجه البيهقي في شعب الإيمان وصححه الألباني في صحيح الجامع.
Dari Abu Umamah Radhiyallahu Anhu berkata : Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda : “Hati yang bersyukur, lisan yang berdzikir, isteri yang shalehah, membantumu dalam dunia dan agamamu, adalah sebaik baik perbendaharaan manusia.”
__________

Wahai saudariku …

Jadilah isteri yang shalehah.

Karena tidak ada perhiasan yang paling indah kecuali isteri yang shalehah.

Berikut ini ciri-ciri istri shalehah menurut Islam, sebagaimana dikutip dari laman satujam.com, yakni:

1. Penuh kasih sayang
Salah satu ciri dari wanita shalehah adalah mereka memiliki sifat lemah lembut dan penuh dengan kasih sayang dengan orang-orang di sekitarnya.

Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW :

أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى

“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257.)

Baca Juga  Doa yang Dianjurkan Ketika Ibu Hamil dan Hendak Melahirkan

2. Berbakti pada suami

Istri yang shalehah akan selalu berbakti kepada suaminya.

Karena istri sadar bahwa untuk mendapatkan ridha Tuhan, mereka harus membuat suami mereka ridha kepadanya.

Oleh karena itulah nabi mengajarkan kepada umatnya agar mencari seorang istri karena agamanya, bukan karena kecantikan, harta, ataupun kedudukannya.

Karena hanya wanita yang memiliki agama yang baiklah yang bisa mewujudkan keluarga yang bahagia.

3 Menjaga rahasia suami

Menjaga rahasia keluarga merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh seorang wanita.

Apalagi berkaitan dengan hubungan suami istri.

Bila ada kekurangan dari masing-masing pasangan di larang untuk menceritakannya kepada siapapun.

فَلاَ تَفْعَلُوا، فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِثْلُ الشَّيْطَانِ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيْقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُوْنَ

“Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456,).

4 Merias diri hanya untuk suami

Berbeda dengan saat ini dimana banyak wanita yang berdadan menor ketika keluar rumah, wanita shalehah hanya akan berdandan bila sedang berada di rumah dengan suaminya.

Karena ketika keluar rumah seorang wanita wajib menutup aurat dan menyembunyikan kecantikannya.

Mereka para wanita shalehah berdandan untuk menyenangkan hati suaminya sehingga mendapatkan pahala dari apa yang dilakukannya.

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ

“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalehah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417).

5 Melayani suami saat di rumah

Wanita yang baik adalah yang melayani suaminya dengan baik.

Bahkan dalam Islam mengajarkan seorang istri dilarang untuk melakukan ibadah yang bersifat sunah seperti puasa, safar, atau ibadah lain tanpa persetujuan dari suaminya.

Karena hal itu dikawatirkan akan menghalangi suaminya untuk istimta‘ dengan istrinya.

Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ

“Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari – Muslim).

6 . Mensyukuri pemberian suami

Salah satu penyebab banyaknya wanita masuk ke dalam neraka adalah kufur (tidak mensyukuri) dengan apa yang telah diberikan suami kepada mereka.

Baca Juga  Maumunah binti Harist, Perempuan Terakhir Dinikahi Nabi

Saat ini banyak sekali seorang istri yang durhaka kepada suaminya.

Mereka mendapatkan kebaikan dari suaminya selama setahun penuh dan ketika mereka mendapati kejelekan suaminya mereka berkata “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali”.

Wahai saudariku ..

Oleh sebab itu, sebagai seorang wanita shalehah wajib bersyukur dengan apa yang telah suami berikan. Karena azab yang sangat pedih telah Allah SWt siapkan pada istri yang durhaka pada suaminya.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah :

لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ لِزَوْجِهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِي عَنْهُ

“Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa.)

Selain itu, terdapat 5 hal yang tidak layak dilakukan oleh istri yang shalehah seba gaimana dikutip dari laman ummionline, yakni:

1. Selalu melacak keberadaan suami

Istri cinta pada suami itu boleh saja, asal dalam kadar wajar.

Namun, bila seorang istri yang terus-terusan meneror suami dengan pertanyaan “Kamu di mana? Sama siapa? Lagi ngapain?” setiap harinya beberapa kali, ini bisa menunjukkan sikap posesif yang bisa jadi masuk ke kadar berlebihan dan membuat pasangan merasa dipenjara.

Kecuali kalau suami ridha dan justru senang diperlakukan demikian oleh istrinya.

2. Selalu berkata kasar

Seorang istri shalehah tentunya tidak marah-marah pada suami, apalagi menyindir dan menyuruh suami dengan kasar dengan alasan hal itu dilakukan atas dasar cinta.

Seyogyany istri shalehah tidak melakukan hal seperti itu.

Istri harunya tetaplah bersikap manis dan santun terhadap suami.

3. Menjauhkan suami dari ibu ataupun keluarganya

Kesal dengan mertua atau ipar? Kemudian menjauhkan suami dari keluarganya sendiri? Tentu istri shalehah akan menghindarkan diri dari perkara seperti ini.

Tetaplah menjaga silaturahim antara suami dengan keluarganya, dan juga hubungan suami dengan keluarga kita.

4. Tidak bisa hidup tanpa suami

Para istri harus ingat, meminta kepada Allah SWT itu adalah hal yang pertama, cinta pada Rasulullah yang kedua, maka tidak ada kalimat “Tidak bisa hidup tanpa suami” dalam hidup seorang wanita shalehah.

Karenanya, tetaplah menjaga cinta pada pasangan dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan.

5. Selalu menolak ajakan suami

Apapun alasannya, istri shalehah semestinya bisa melayani suami dengan baik terutama mengenai hasrat biologisnya.

Kalaupun ingin menolak, pastikan karena alasan yang memang diperbolehkan syariat.

Wallahu a’lam bishshawab

__________________

Sumber literasi :

WordPress.com

Halloriau.com

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close