NASIHAT

Jagalah Matamu Wahai Saudaraku

 

Oleh aminuddin
Jurnalis

“Ada dua mata yang dihindarkan Allah dari siksa api neraka, yakni mata yang menangis ketakutan karena dosa dan mata yang terjaga demi jihad di jalan-Nya,” (HR Tirmidzi)

______

WAHAI saudara-saudaraku semuanya …

Allah SWT telah memerintahkan umat-Nya untuk gadhul bashar atau menjaga pandangan.

Perintah menjaga panda ngan ini tertuang dalam Al-Quran surat An-Nur ayat 30 dan 31 yang artinya: “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat.”

Wahai saudara-saudaraku semuanya …

Ada tiga jenis pandangan dalam Islam. Yakni panda ngan yang diharamkan, di sunnahkan dan pandang an yang diperbolehkan.

Mengutip Gad Al-Basar (Menahan Pandangan) dalam Perspektif Al-Qu ran tulisan Akbar HS (2016), contoh pandangan yang diharamkan adalah memandang lawan jenis yang bukan mahram tanpa adanya keperluan yang membolehkan untuk memandang orang tersebut.

Baca Juga  Hindarkan, Jangan Sampai Anak Menjadi Musuh

Terkadang perzinaan diawali oleh pandangan yang diharamkan. Pan dangan ini akan menim bulkan khayalan dan ke inginan terlarang dalam pikiran dan hati.

Khayalan ini kemudian mendorong seseorang untuk melangkah lebih jauh, bahkan dengan melewati jalan-jalan yang dilarang dalam syariat Islam.

Bagaimana dengan panda ngan yang disunnahkan?

Mayoritas ulama berpen dapat laki-laki disunnah kan untuk memandang wajah wanita yang akan dinikahi.

Hal ini disandarkan pada hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Apabila di antara kalian melamar seorang wanita, maka tidak berdosa baginya untuk melihat hal tersebut, asalkan hal ini semata-mata untuk melamar.” (H.R. Ahmad)

Sedangkan pandangan ya ng dibolehkan ketika sese orang tanpa sengaja me mandang wanita atau laki-laki yang bukan mahram.

Ini boleh. Tap ia harus se gera membuang panda ngan itu.

Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai Ali, janganlah kamu susulkan pandangan pertamamu dengan pandangan kedua, karena yang dibolehkan untukmu hanya pandangan pertama (yang tidak disengaja) sedang pandangan yang kedua tidak lagi dibolehkan” (Riwayat Abu Daud dari Buraidah).

Memandang lawan jenis juga diperbolehkan jika ada kepentingan darurat. Misalnya keperluan mengobati pasien dan me nerima atau memberikan persaksian.

Baca Juga  Jauhi Dengki Agar Anda tidak Tergolong Orang Merugi

Hikmah

Menuru Ibnu Qayyim, ada beberapa butir hikmah menjaga pandangan, antara lain sebagai berikut:

1. Menaati perintah Allah SWT yang menjadi pangkal kebahagiaan manusia baik di dunia dan akhirat.

2. Mencegah dari masuknya pandangan yang dapat meracuni hati. Sehingga hati kotor dan rusak.

3. Mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab saat pandangan tidak dijaga maka akan mencerai beraikan hubungan dengan Allah SWT.

4. Mengokohkan hati nurani dan membahagiakannya.

5. Menjadikan hati bercahaya.

Jika pandangan tidak dijaga maka hati akan gelap sebagaimana firman Allah SWT dalam QS An-Nur ayat 35 yang ar tinya: “Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi…”

6. Diberi ketajaman firasat, sehingga dapat membedakan antara orang yang jujur dan orang yang tidak jujur.

7. Menanamkan rasa kemantapan, keberanian, dan keteguhan dalam hati.

8. Menutup pintu bagi setan, sehingga tidak dapat masuk dalam hati. Sebab setan masuk ke dalam hati lewat pandangan.

Wallahu a’lam bishshawab.

______

Daftar Literasi :

1. Kumparan.com

2. Islampos

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close