NASIHAT

Jadilah Manusia yang Berguna Bagi Sesama

SATUJALAN NETWORK – Dalam kehidupan sehari-hari manusia sebagai makhluk sosial memiliki hubungan dengan sesama. Hubungan yang disebut sebagai interaksi itu, sangat erat kaitannya dengan adanya kepentingan yang sama.

Diantara tanda seorang yang baik kehidupan sosialnya dalam kehidupan ini, dia berguna dan ada manfaat yang kecil atau yang besar bagi orang lain.

Allah berfirman, “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.” (QS Al-Mu’minun [23]: 1-3)

Apalagi di era informasi, lalu disusul era media sosial, banyak sekali kita temukan di dalamnya perkataan-perkataan yang tidak berguna, bahkan cenderung berbahaya dan membahayakan diri dan orang lain. Seseorang bisa saja menulis perkataan saling mengejek, menghina, mencaci-maki, mengolok-olok temannya.

Baca Juga  Ciptakan Kenyamanan Dalam Hatimu

Imam An-Nawawi dalam kitabnya, Riyadhush Shalihin, mengatakan, “Ketahuilah bahwa seorang mukalaf/balig (yang telah dibebani hukum syariat) seharusnya dapat menjaga lisannya untuk tidak berbicara, kecuali untuk hal-hal yang benar-benar berguna.”

Rasulullah bersabda, “Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah mengurangi berbicara dalam hal yang tidak berguna.” (HR Ahmad). Umar bin Abdul Aziz,   mengatakan, “Siapa saja yang menghitung-hitung perkataannya dibanding amalnya, tentu ia akan sedikit bicara kecuali dalam hal yang berguna.”

Seorang Muslim sejati yang baik akan selalu melakukan suatu yang berguna dan menjauhi yang sia-sia dan tak bermanfaat. Seseorang akan selalu memberikan kemanfaatan kepada manusia lainnya, baik melalui lisan maupun perbuatannya.  Sabda Rasulullah, “Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR Ath-Thabrani dan Ad-Daruquthni).

Baca Juga  Jadilah Orang yang Menabur Kasih Sayang

Pada hadits lain, diceritakan seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Yaitu, orang yang paling bermanfaat/berguna bagi manusia.” (HR Ath-Thabrani). Lakukanlah sesuatu yang berguna bagi oranglain. Allah mencintaimu.(*)  

Penulis: Bangun Lubis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button