MUSLIMAH

Ini Pesan Allah dan Rasulullah Kepada Kaum Muslimah

Taat kepada Allah, Taat kepada Rasulullah dan Taat kepada Suami. Syurga Imbalannya.

Oleh: Hj. Desmawati Djuliar, SE, M.Si ( Wartawan Satujalan.com )

Begitu besar perhatian Allah dan Rasulullah-Nya kepada kaum perempuan dalam berbagai urusan yang berkaitan dengan mereka. Alquran juga menyebutkan derajat dan kedudukan perempuan dalam islam secara rinci.

Peranan wanita bagi kehidupan, sebagaimana dalam Islam, begitu besar. Sehingga mereka diberikan ketentuan dan pesan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Alquran memerintahkan kepada kaum wanita untuk menahan pandangan, memelihara kemaluan, tidak menampakkan perhiasan kecuali yang biasa tampak daripadanya, menutupkan kain kudung ke dadanya, dan tidak menampakkan perhiasan (QS an-Nur [24]: 31).

Lalu, Alquran juga memerintahkan kepada para sahabat Nabi SAW, apabila meminta suatu keperluan kepada istri-istri Nabi SAW, hendaknya memintanya dari belakang tabir. Dan, cara seperti itu yang akan dapat menjaga suasana hati (QS al-Ahzab [33]: 53).

Kemudian, Alquran memerintahkan kepada kaum wanita untuk menutup aurat. Allah SWT berfirman, “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka’.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. Karena itu, mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS al-Ahzab [33]: 59).

Pesan Khusus Rasulullah

Rasulullah juga memberikan pesan khusus kepada kaum wanita melalui sabdanya. Wanita sebagai perhiasan terbaik. Rasulullah SAW bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang salehah.” (HR Muslim, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Wanita (yang salehah) memiliki ciri-ciri khusus. Sabda Nabi SAW, “Siapakah wanita yang paling baik?” Beliau menjawab, ”(Sebaik-baik wanita) adalah yang menyenangkan (suaminya) jika ia melihatnya, menaati (suaminya) jika ia memerintahnya, dan ia tidak menyelisihi (suaminya) dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.“ (HR Ahmad, Hakim, Nasa’i, dan Thabrani).

Baca Juga  Meraih Hidup yang Tenang

Kemudian, pemahaman agama sebagai ukuran dalam kesalehahan wanita. Rasulullah SAW bersabda, “Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, kecantikannya, dan karena agamanya; maka pilihlah yang memiliki agama maka engkau akan beruntung.” (HR Bukhari dan Muslim).

Wanita sebagai patner kaum laki-laki dalam berbagai hal, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Sesungguhnya kaum wanita adalah mitra bagi kaum laki-laki.” (HR Tirmidzi.

Wanita sebagai seorang hamba yang paling dekat dengan Rabbnya. Hal ini ditegaskan melalui sabda Nabi SAW, “Sesungguhnya seorang wanita akan menjadi lebih dekat kepada Allah ketika dia berada di dalam rumahnya.” (HR Thabrani). Itulah sebagian pesan Islam teradap kaum wanita. Hendaklah para wanita agar dapat menjalankan pesan mulia tersebut dan meraih kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Dalam hal ini, Alquran juga menegaskan, tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam usaha menggapai derajat tertinggi dalam agama serta dalam memperoleh pahala dan ampunan dari Allah. Kemuliaan tetap menjadi milik wanita sebagaimana diberikan Allah kepada mereka.;” Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. Attaubah : 71)

Baca Juga  Amalan Wanita Yang Sedang Haid Agar Terhindar dari Godaan Syaitan

Artinya; Orang-orang mukmin, laki-laki maupun perempuan, yang beriman kepada Allah dan RasulNya, sebagian mereka merupakan penolong bagi sebagian yang lain. Mereka memerintahkan manusia untuk beriman dan mengerjakan amal shalih serta melarang mereka dari perbuatan kafir dan maksiat-maksiat, menjalankan shalat, memberikan zakat, taat kepada Allah dan RasulNya dan mereka menghindar dari perkataan yang mereka dilarang melakukanya. Mereka itu akan di rahmati oleh Allah, lalu dia akan menyelamatkan mereka dari siksaNya dan memasukan mereka ke dalam surgaNya, lsesungguhnya Allah Maha perkasa dalam kerajaannNya agi Maha Bijaksana dalam penetapan ajaran-ajaran syariat dan hukum-hukumNya.

Kemudian mereka juga tidak boleh dihinakan atau direndahkan sebagai Allah berfirman; “Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS. An Nisa [4]: 19)

Badwi Mahmud Al-Syaikh dalam bukunya berjudul “100 Pesan Nabi untuk Wanita”  sebagaimana dikutiup dari (Republika.co.id) menjelaskan, bahwa hadits itu menunjukkan beberapa hal, di antaranya tentang betapa besarnya kebutuhan perempuan terhadap nasihat dan peringatan, serta betapa besar perhatian Rasulullah SAW terhadap wanita dan masalah tersebut.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button