M O Z A I K

Puasa adalah Madrasah Sekaligus Peraihan Kemuliaan Allah

Puasa adalah Madrasah Sekaligus Peraihan Kemuliaan Allah

Oleh: Bangun Lubis – Wartawan Muslim

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ia adalah *madrasah ruhani* yang Allah sediakan setiap tahun untuk mendidik jiwa manusia agar kembali kepada fitrahnya. Dalam puasa, manusia diajak keluar dari kebiasaan memanjakan diri, lalu masuk ke ruang sunyi tempat hati belajar tunduk, sabar, dan ikhlas.

Allah menegaskan tujuan utama puasa dalam firman-Nya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”* (QS. Al-Baqarah: 183).

Ayat ini menjelaskan bahwa puasa bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai takwa. Dan takwa itulah ukuran kemuliaan manusia di sisi Allah, bukan harta, jabatan, atau popularitas.

Di madrasah bernama puasa, pelajaran pertama yang diajarkan adalah kejujuran. Puasa adalah ibadah yang paling tersembunyi. Tidak ada yang benar-benar mengetahui kualitas puasa seseorang kecuali Allah. Dalam kondisi inilah iman diuji. Manusia belajar jujur pada dirinya sendiri, karena ia sadar sedang berhadapan dengan Tuhan Yang Maha Melihat, meski tak ada mata manusia yang mengawasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button