SYARIAH

Hati Tenang Dengan Mengingat Allah

Okeh: Bangun Lubis

Hati Tenang Hanya dengan Mengingat Allah“Alaa bidzikrillaahi tathma’innul quluub”(QS. Ar-Ra’d: 28)

Di zaman yang penuh kebisingan, kegelisahan, dan ketidakpastian ini, setiap manusia merindukan satu hal yang paling mahal: ketenangan hati.

Banyak yang mencarinya lewat kekayaan, jabatan, pujian, dan hiburan, namun tetap merasa hampa. Di sinilah Islam mengajarkan satu jalan yang sederhana tapi agung: **dzikrullah** — mengingat Allah.

Allah berfirman: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d (13): 28)
Ayat ini bukan sekadar informasi, tapi **janji dari Sang Pencipta**. Bahwa di tengah badai hidup, **ketenangan bukan dicari di luar, tapi ditemukan di dalam — melalui zikir kepada Allah**.

Mengapa Hati Bisa Gelisah?

Allah sendiri menjelaskan sebabnya: “Barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit.”(QS. Thaha (20): 124)

Tafsir Al-Qurtubi menyatakan bahwa kehidupan yang sempit” bukan berarti miskin secara materi, tetapi sempitnya hati — resah tanpa sebab, takut tanpa alasan, gelisah walau terlihat tersenyum.

Karena hati itu makhluk Allah. Dan **tidak ada yang bisa menenangkannya selain Zat yang menciptakannya.**

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button