M O Z A I K

Ketika Dunia Membuatmu Lelah, Ingatlah Allah Tak Pernah Pergi

Oleh: Bangun Lubis ( Wartawan Muslim )

DEWASA ini, hidup terasa seperti jalan panjang yang penuh kabut. Di setiap tikungan, ada berita duka. Di setiap langkah, ada beban yang menggantung. Seakan dunia berlomba menghadirkan sebab-sebab kegelisahan.

Anak-anak kita tumbuh di tengah derasnya arus informasi yang kadang menyesatkan. Orang tua menatap masa depan dengan hati gamang, khawatir pada kehidupan anak-anaknya. Sementara mereka yang hidup sendirian, sering menatap malam dengan rasa sepi yang nyaris membekukan hati.

Kita melihat kemiskinan di sudut kota, anak-anak kurus dengan mata yang kosong. Di sisi lain, kita melihat mereka yang berlimpah harta namun hatinya kering, tak pernah merasa cukup.

Ada yang terbaring di rumah sakit, berjuang antara hidup dan mati, berharap ada keluarga yang setia mendampingi. Ada pula yang menutup mata selamanya, meninggalkan kita dengan lubang besar di hati.

Semua ini membuat kita sadar: dunia ini memang bukan rumah yang sejati.

Tangisan yang Tersimpan

Betapa banyak orang yang berjalan di jalanan dengan wajah biasa, namun menyimpan tangis yang tak pernah terlihat. Air mata mereka jatuh di sajadah, bukan di hadapan manusia. Mereka takut terlihat lemah, padahal hatinya nyaris runtuh.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button