M O Z A I K

Ketika yang Kau Cintai Tak Lagi Menyapamu — Belajar Ikhlas Tanpa Membenci

Ketika yang Kau Cintai Tak Lagi Menyapamu — Belajar Ikhlas Tanpa Membenci

Oleh: Bangun Lubis – Wartawan Muslim

Kadang cinta tak mati karena waktu, tapi karena dua hati berhenti saling berjumpa.

Yang satu tetap setia memikirkan, sementara yang lain telah menutup pintu rasa. Bukan karena benci, mungkin karena lelah. Bukan karena hilang cinta, tapi karena hati sudah terlalu banyak terluka.

Dan kau pun termenung dalam sunyi — bertanya pada dirimu sendiri:
“Mengapa dia tak lagi peduli?”
“Mengapa setiap perhatian seolah tak bermakna?”

Padahal dulu, sekadar senyum darinya sudah cukup membuat hari terasa hidup. Tapi kini, bahkan sakitmu tak lagi menggugah hatinya. Kau pergi, ia diam. Kau kembali, tak ada yang menunggu. Yang tersisa hanyalah bayangan cinta yang dulu hangat, kini membeku.

Namun, saudaraku…
Cinta sejati bukan hanya tentang memiliki seseorang di sampingmu. Cinta sejati adalah ketika engkau tetap bersyukur, meski yang kau cintai tak lagi menyapamu. Karena bisa jadi, Allah sedang mengajarimu makna cinta yang lebih tinggi — cinta yang tidak bergantung pada manusia.

Allah berfirman:

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button