DUNIA ISLAMSYARIAH

Ketika Kita Sudah Meminta Maaf, Tapi Masih Tak Dianggap

 

Ketika Kita Sudah Meminta Maaf, Tapi Masih Tak Dianggap

Ada masanya hati telah menunduk, ego telah kita lipat diam-diam, dan lidah telah mengucap kata yang paling berat bagi sebagian manusia: “Maafkan aku.”

Namun yang kita terima bukan pelukan, bukan senyum, bahkan bukan jawaban. Yang datang justru keheningan yang panjang, dingin yang memaku perasaan.

Di titik itu jiwa sering bertanya lirih: “Jika aku sudah meminta maaf, mengapa aku masih harus merasa seperti orang yang bersalah?”

  • Padahal kita telah berusaha jujur.
  • Padahal kita telah memilih mengalah.
  • Padahal kita telah membuka pintu damai.

Namun kita lupa satu kenyataan besar dalam hidup: tidak semua hati pulih pada waktu yang sama. Dalam Islam, meminta maaf bukan sekadar adab sosial.

Mohon maaf,  adalah cahaya yang membersihkan jiwa Ia adalah bagian dari taubat yang dicintai Allah.

Allah berfirman: “Dan barang siapa bertaubat, beriman, dan beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang Allah akan mengganti keburukan mereka dengan kebaikan.” (QS. Al-Furqan: 70)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button