DUNIA ISLAM

Jangan Terpenjara Masa Lalu, Jangan Takut Masa Depan

Menguatkan Iman dengan Hidup Berkualitas Hari Ini

Jangan Terpenjara Masa Lalu, Jangan Takut Masa Depan

Oleh: Bangun Lubis

Menguatkan Iman dengan Hidup Berkualitas Hari Ini

Manusia kerap hidup di dua waktu yang sejatinya bukan miliknya: masa lalu yang tak mungkin kembali dan masa depan yang belum tentu datang.

Dari dua arah inilah sering lahir kegelisahan yang menggerogoti ketenangan jiwa. Terlalu menyesali masa lalu dan terlalu mencemaskan masa depan adalah dua sikap yang, bila dibiarkan, dapat melemahkan iman dan menguras kekuatan batin.

Ketika Masa Depan Menjadi Sumber Ketakutan

Kecemasan terhadap masa depan umumnya berakar dari rasa takut: takut gagal, takut kekurangan, takut kehilangan, atau takut tidak bahagia. Ketakutan seperti ini wajar muncul pada diri manusia. Namun ia menjadi persoalan ketika dipelihara berlebihan hingga melahirkan prasangka buruk kepada ketentuan Allah.

Padahal, masa depan bukan wilayah kekuasaan manusia. Ia sepenuhnya berada dalam genggaman Allah Yang Maha Mengetahui dan Maha Mengatur. Ketika seseorang terus mencemaskan sesuatu yang belum terjadi, sejatinya ia sedang melemahkan tawakal dan kepercayaannya kepada Tuhan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button