DUNIA ISLAM

Qana’ah: Kunci Kebahagiaan Dunia yang Sering Kita Lupakan

Qana’ah: Kunci Kebahagiaan Dunia yang Sering Kita Lupakan

Oleh Bangun Lubis — Wartawan Muslim

Setiap manusia membawa harapan sejak ia membuka mata di pagi hari. Ada yang berharap rezekinya bertambah, kesehatan membaik, masalah keluarga terselesaikan, atau cita-citanya dipermudah.

Harapan-harapan itu adalah fitrah. Kita hidup dengan mimpi, rencana, dan keinginan untuk masa depan yang lebih baik. Begitu pula dengan masa lalu—ada kenangan manis yang memberi semangat, ada pula luka dan penyesalan yang terkadang muncul tanpa diundang.

Namun sering kali, manusia terseret oleh dua hal sekaligus: kekhawatiran akan masa depan dan penyesalan terhadap masa lalu.  Kedua hal ini dapat membuat seseorang lupa bahwa pada saat ini, Allah sedang memberikan banyak nikmat yang tak pernah ia hitung satu per satu.

Melihat Karunia Allah yang Sering Kita Abaikan

Coba perhatikan tubuh yang kita miliki: otak yang masih berfungsi, jantung yang tak pernah berhenti bekerja, kaki yang mengantarkan kita ke mana saja, dan mata yang terus memandang dunia. Banyak saudara kita yang diuji Allah dengan hilangnya salah satu nikmat tersebut. Namun kita—sering tanpa sadar—justru merasa kekurangan hanya karena urusan dunia yang belum tercapai.

Belum lagi keluarga dan kerabat yang Allah hadirkan sebagai penyokong hidup: orang tua, istri, suami, anak, atau saudara yang menjadi tempat kita kembali ketika lelah. Ada orang-orang yang tak lagi memilikinya. Mereka merindukan orang tercinta yang pergi karena musibah, bencana, atau sebab-sebab lain yang memisahkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button