SYARIAH

Tsalatsatul Asas — Tiga Asas Agar Selamat dalam Kehidupan

Oleh: Rahmatnauli abu Emerald

Tsalatsatul Asas — Tiga Asas Agar Selamat dalam Kehidupan

Setiap insan yang beriman pasti merindukan keselamatan — keselamatan di dunia yang fana, dan terutama keselamatan di akhirat yang kekal. Namun jalan menuju keselamatan bukan sekadar ucapan atau niat baik, melainkan fondasi yang kokoh: tsalatsatul asas, tiga asas pokok yang menjadi kunci selamatnya kehidupan seorang hamba.

1. Tauhid — Dasar Segala Amal dan Keselamatan

Tauhid adalah asas pertama dan terpenting. Tanpa tauhid, semua amal ibadah tidak akan diterima. Tauhid bermakna mengesakan Allah dalam ibadah, keyakinan, dan pengharapan. Seorang mukmin tidak boleh menyekutukan-Nya dengan apa pun, baik dalam niat, ucapan, maupun perbuatan.

Allah berfirman: “Dan sungguh, Kami telah mengutus rasul pada setiap umat (untuk menyerukan): ‘Sembahlah Allah, dan jauhilah thaghut.’” (QS. An-Nahl: 36)

Dan Allah juga menegaskan: “Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka.” (QS. Al-Ma’idah: 72)

Tauhid adalah pondasi seluruh amal. Ia menumbuhkan keteguhan hati dan mengikis kesyirikan yang halus.

Rasulullah SAW bersabda:“Barang siapa mengucapkan La ilaha illallah dengan ikhlas, maka ia akan masuk surga.” (HR. Ahmad)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button